Kurang lebih delapan bulan Indonesia mewajibkan siswa untuk belajar secara daring dikarnakan dampak pandemi COVID-19. Hal tersebut mengharuskan pemerintah terkhusus mentri pendidikan mengatur pola / metode pembelajaran yang dianggap tetap efektif meskipun dari rumah. salah satu program yang diterapkan adalah program BPR atau Belajar Dari Rumah. Tentu saja kita semua berharap kualitas pembelajaran di masa pandemi yang bertopang pada pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak boleh mengalami penurunan. 

Mulai dari pertengahan Maret 2020 SDS Sutan Agung Batam telah menerapkan pembelajaran jarak jauh menggunakan berbagai cara seperti memanfaatkan WhatssApp grup (WAG), google classroom, google meet, zoom, youtube dan beberapa aplikasi pendukung lain yang bertujuan menjaga kualitas pembelajaran meskipun melalui daring. Untuk menjaga mutu pembelajaran selama pandemi haruslah dilakukan kerjasama yang baik bagi semua pihak, pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan juga peserta didik. oleh karnanya masing-masing pihak memiliki peran untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan Pembelajarang Jarak Jauh (PJJ) sesuai yang diharapkan. salah satunya adalah peran pengawas sekolah untuk memastikan kualitas pembelajaran bisa tetap terjaga meski dilakukan di tengah pandemi dengan kegiatan supervisi BDR dibantu oleh kepala sekolah.

Supervisi BDR sendiri bertujuan untuk memastikan bahwa peserta didik belajar dari rumah dengan panduan guru dan orang tua dapat terlaksana dengan baik, sesuai dengan target capaian yang sudah dirumuskan. Supervisi BDR di SDS Sultan Agung Batam dijadwalkan tanggal 4 November 2020. Cara yang dilakukan dalam supervisi ini adalah guru mempersiapkan laporan sesuai aspek yang telah ditentukan pengawas sekolah dan tim kepala sekolah. Adapun yang bertugas mesupervisi adalah :

  1. Ibu Sri Moeljani dari SD 008
  2. Ibu Sarah dari SD shabilla
  3. Bpk Dahlius dari SD 006
  4. Ibu Erni Sukmawati dari Sd Almuhajirin dan
  5. Ibu fransiska dari Sd Kaliban Kota Batam
SUPERVISI BDR DI KELAS 1B SDS SULTAN AGUNG BATAM

Lima aspek penilaian supervisi BPR adalah :

  1. Kesiapan infrastruktur
  2. Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran
  3. Perencanaan dan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi
  4. Kesiapan siswa
  5. Peran Kepala Sekolah, Guru, Dan Orang Tua Dalam Pembelajaran

Kepala sekolah memastikan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilakukan secara variatif dan inovatif menggunakan media yang mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. orang tua, peserta didik dan tenaga didik /Guru ada umpan balik selama pembelajaran. agar tercapai mutu pembelajaran yang diharapkan.