Pedidikan mempunyai peranan penting dalam mengembangkan potensi kreatif yang dimiliki oleh setiap anak. pada akhirnya kemampuan tersebut dapat berguna, bagi dirinya, keluarga maupun masyarakat luas pada umumnya. Secara alamiah perkembangan anak berbeda-beda, baik dalam bakat, minat kreatiitas, kematangan emosi, kepribadian, keadaan jasmani dan sosialnya. Kreativitas sangat penting untuk dikembangkan sejak dini. Secara alamiah perkembangan anak berbeda-beda, baik dalam bakat.

Menurut Masganti sit (2017) Kreativitas ialah kemampuan yang dimiliki seseorang untukmenghasilkan suatu ide/produk baru yang memiliki nilai kegunaan, dimana hasil dari ide/produk tersebut diperoleh melalui proses kegiatan imajinatif atau sintesis pemikiran yang hasilnya bukan hanya perangkuman, tetapi mencakup pembentukan pola baru dan gabungan informasi yang diperoleh dari pengalaman sebelumnya. Kreativitas bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup. Dalam mengembangkan kreativitas sejak dini dapat dilakukan melalui kegiatan seni dengan memilih dan menggunakan beraneka bahan yang cocok bagi anak. Bahan-bahan tersebut dapat digunakan untuk berbagai tujuan secara kreatif. Sehubungan dengan pengembangan kreativitas anak dalam aktivitas seni, dibawah ini beberapa kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan anak yaitu: mewarnai, menggambar, menggunting dan menempel, mencetak, menyusun dan merangkai, bermain musik.

Beberapa alasan mengapa kreativitas penting dikembangkan sejak dini yakni : 1. Dengan berkreasi anak dapat mewujudkan dirinya. perwujudan diri adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. 2. Bersibuk diri secara kreatif akan memberikan kepuasan diri pada anak. 3. Dengan kreativitas memungkinkan manusia meningkatkan kualitas hidupnya, gagasan-gagasan baru sebagai buah pemikiran kreatif akan sangat diperlukan untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

Mozaik menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kreativitas anak. Mozaik sendiri merupakan salah satu materi dalam pelajaran tematik bidang studi Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, mozaik adalah seni dekorasi bidang dengan kepingan bahan keras berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan perekat.

MOZAIK BIJI BIJIAN

Alat dan Bahan:

  • Biji-bijian (biji kacang hijau, jagung, padi, kedelai, beras, beras ketan hitam, atau kedelai).
  • Lem (lem kertas atau lem kayu).
  • Pensil untuk membuat gambar pola.
  • Kertas HVS yang agak tebal atau kertas pola gambar yang sudah diprint dari komputer (misalnya: bunga, jeruk, burung, kupu-kupu, bebek, mangga, mobil, atau gambar apa saja yang anak-anak suka).

Langkah- langkah Membuat Mozaik Biji:

  • Print gambar pola yang diambil dari internet.
    (misalnya: buah jeruk, burung, kupu-kupu, bebek, mangga, mobil, atau gambar apa saja yang anak-anak suka) atau menggambar sendiri menggunakan pensil.
  • Pilih mana yang lebih disukai oleh anak.
  • Olesi kertas berpola menggunakan lem.
  • Tempel biji-bijian pada pola yang telah dibuat dan diolesi lem tadi, sesuai dengan kreasi masing-masing anak (kombinasi warna dan jenis biji-bijian).

Kreativitas anak yang dikembangkan melalui seni mozaik memiliki tujuan tersendiri yaitu untuk mengembangkan pemahaman mengenai karya seni pada anak. Agar anak dapat mengerti sejak dini yang berkaitan dengan kegiatan karya seni. Serta tidak terpacu pada satu tindakan yang biasa dilakukan. seni mozaik merupakan salah satu cara yang dapat diterapkan sebagai kegiatan belajar sambil bermain untuk meningkatka kreativitas seni pada anak. Kegiatan nya pun mudah dimengerti dan dilakukan anak, akan tetapi memiliki inti pembelajaran yang mengarah pada aspek-aspek kemampuan anak seperti, kemampuan kognitif, afektif, serta psikomotor anak.

MOZAIK BUNGA DARI BIJI-BIJIAN